Senin, 20 Februari 2012

kasus angie



  Senin, 20 Februari 2012 - 23:30:02

Angie Bantah, KPK: Kalau Penjahat Mengaku, Penjara Penuh

Ferdinan - Okezone
Rabu, 15 Februari 2012 11:03 wib
 7  35 0
Angelina (Foto: Dok Okezone)
Angelina (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Angelina Sondakh kembali menegaskan dirinya tidak terlibat dalam perkara suap Wisma Atlet SEA Games. Bantahan demi bantahan ini disampaikan Angie ketika bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Ketua KPK Abraham Samad tidak berkomentar banyak mengenai bantahan Angie di persidangan. Dia memastikan proses hukum di KPK dilakukan secara objektif mengandalkan alat bukti.

"Kalau semua penjahat mengaku, maka penuhlah semua penjara," kata Abraham sebelum mengikuti rapat Timwas Century di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Terkait dugaan keterlibatan Angie dalam dugaan korupsi proyek pengadaan di sejumlah universitas, Abraham mengaku belum mengantongi informasi terbaru. "Saya belum tanyakan ke penyidiknya ya, tanya saja langsung ke penyidik," pungkasnya.

Di persidangan pagi ini, Angie mengaku tak tahu istilah 'Apel Malang'. Sebutan ini merupakan kode uang yang disetor ke anggota DPR untuk memuluskan anggaran proyek Wisma Atlet. Istilah ini muncul dalam percakapan melalui pesan BlackBerrry antara Rosa dengan Angie, seperti tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mindo Rosalina Manulang.

Namun, Angie di hadapan majelis hakim juga membantah pernah berkomunikasi dengan Rosa, bawahan Nazaruddin di Grup Permai. Angie juga membantah ikut mengatur proyek bersama Anas Urbaningrum.

(ful)
  • Ade Setiawan » 0 Tanggapan
    MBAK ANGIE,MASUK NERAKA AJA DEH LU,ORANG MUNAFIK LU
    Beri Tanggapan Laporkan
  • maryam » 0 Tanggapan
    Angie,Angie cantik2 kok korupsi kaciaan tuh anaknya makan uang haram perlu belajar lgi ttg Agama i***m lebih mendalam ,ngaku aja deh klo emang iya kok sulit amat klo nrima uangnya ok aja
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ayu » 1 Tanggapan
    cepatlah bertobat mbak angie ....Tuhan y***s BesertaMuu
    • Memalukan
      ngapain lg,, biarinlah dia.... dia bakal ketawa baca komen ini...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • napit » 0 Tanggapan
    memalukan kau jadi org Angie. percuma kau masuk islam..klw keq gitunya kelakuanMu. menjijikan....dasar pembohong...pecundang...emang tampang mu tu cocoknya di penjara,,,!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adhi » 0 Tanggapan
    gak punya moral dan etika , pekerjaan maling sekarang sudah di kerjain DPR , indonesia gimana mau maju
    Beri Tanggapan Laporkan

otak sepotong

Alami Kecelakaan, Pria Ini Kehilangan Setengah Kepalanya

Khairisa Ferida
Senin, 20 Februari 2012 19:50 wib
 0  0 0
Carlos Rodriguez (Foto: You Tube)
Carlos Rodriguez (Foto: You Tube)
FLORIDA - Jika ada ungkapan yang menyebutkan penyesalan selalu datang terlambat, mungkin hal ini tepat untuk menggambarkan perasaan seorang pria asal Miami, Amerika Serikat (AS).

Carlos Rodriguez yang kerap disapa Sosa ini kehilangan sebagian besar otak dan tengkorak kepalanya setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan mengenaskan.

Sosa yang saat itu tengah mengendarai mobil dalam keadaan mabuk usai menghadiri pesta narkoba terlempar keluar melalui kaca depan mobilnya setelah dia menabrak sebuah tiang.

"Aku sudah dilarang untuk menyetir karena tengah berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang, sampai akhirnya Aku menabrak sebuah tiang dan terlempar keluar. Pada saat terjatuh kepalaku lebih dulu menyentuh aspal," ujar Sosa dalam penjelasannya yang diposting di You Tube seperti dikutip Daily Mail Senin, (20/2/2012).

Akibat kecelakaan yang dialaminya itu, dokter terpaksa memotong sebagian besar daging dan tulang agar Sosa dapat bertahan hidup.

"Dan ini adalah diriku yang sekarang. Apa yang menimpaku adalah peringatan bagi kalian agar tidak menyetir di bawah pengaruh narkoba ataupun alkohol," ujar Sosa sembari menunjuk kepalanya.

Kejadian yang dialaminya itu menggugah Sosa untuk memperingatkan orang lain agar tidak melakukan hal serupa dengan yang dilakukannya. Untuk itulah Sosa memposting video dirinya, dimana dia menunjukkan bentuk kepalanya yang tidak lazim sembari memberikan pesan, jangan pernah menyetir dalam keadaan mabuk ataupun di bawah pengaruh narkoba.(rhs)

peace in dunia

AS Bantah Tuduhan Provokasi Protes Pascapemilu Rusia

Jumat, 09 Desember 2011 - 12:12 | Kategori: Politik Internasional Merdeka.com - Amerika Serikat pada Kamis membantah tuduhan-tuduhan Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin bahwa pihaknya memprovokasi protes pasca-pemilu, dan mengatakan dana Washington hanya dikeluarkan untuk memperkuat demokrasi.
Putin, yang menghadapi tantangan mengejutkan pada dominasi politiknya, menuduh Menlu AS Hillary Clinton mengirimkan satu 'sinyal' yang memulai protes-protes dan memberikan dana kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) Rusia dengan tujuan mempersoalkan pemilu itu.
"Tidak ada yang lebih penting selain dari kebenaran," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner kepada wartawan, mempertegas tanggapan Hillary Kamis di Brussels tempat dia mengatakan bahwa dia mendukung hak-hak rakyat Rusia.
Program-program AS bertujuan untuk mendukung proses pemilu yang lebih transparan, bebas dan jujur. Tujuan itu tidak mendukung kelompok politik manapun atau agenda politik dan agenda lainnya, kata Toner.
"Kami tetap berjanji, sebagai mana kami lakukan di berbagai negara lainnya, dan tetap mendukung hak rakyat untuk menyatakan pandangan dan pernyataan mereka secara damai dan aspirasi-aspirasi demokratik mereka," kata Toner. "Tidak ada niat untuk melibatkan diri."
Rusia mengecam Hillary yang mempertanyakan kejujuran pemilu negara itu Minggu yang dimenangkan oleh partai Rusia Bersatu pimpinan Putin dengan mayoritas yang menurun. Pihak oposisi mengatakan hasil-hasil itu jauh lebih buruk dalam pemilu bebas dan melakukan protes terbesar Rusia dalam beberapa tahun belakangan ini. (antara/bun)

Berita Lainnya:

©2011. Merdeka.com. All right reserved.

politik pelestina israel

Hamas Kecam Perundingan Perdamaian Palestina - Israel

Kamis, 05 Januari 2012 - 13:05 | Kategori: Politik Internasional Merdeka.com - Kelompok Pejuang Palestina, HAMAS, Rabu, mengecam perundingan perdamaian terbaru Palestina - Israel di Jordania, demikian laporan RIA Novosti. HAMAS mencap perundingan tersebut sebagai serangan terhadap upaya rujuk HAMAS dan Fatah.
Pertemuan itu yang pertama dalam 16 bulan perundingan perdamaian langsung Palestina dan Israel dilaksanakan pada Selasa di Amman, ibu kota Jordania. Delegasi Palestina yang diketuai oleh anggota Fatah Saeb Erekat memberikan daftar usul tentang perbatasan dan masalah keamanan kepada Israel.
Dalam perundingan itu Israel berjanji akan menanggapi usul tersebut pada pertemuan berikutnya. Namun pemimpin HAMAS, Ismail Ridwan, menyampaikan penentangan terhadap pertemuan itu dengan menyebutnya sebagai serangan terhadap penyatuan HAMAS dan Fatah dan tindakan yang tidak berguna.
"Kami rasa pertemuan tersebut merupakan penyerangan terhadap proses perujukan dan persetujuan nasional terutama terhadap persetujuan Kairo, yang secara jelas menggarisbawahi upaya bersama menentang pembangunan permukiman, pe-Yahudi-an Jerusalem dan penjajahan," ujar Ismail.
Fatah dan HAMAS telah menyetujui kesepakatan rujuk pada 4 Mei 2011 di ibu kota Mesir, Kairo, sehingga mengakhiri perseteruan selama empat tahun yang terjadi akibat penyerangan HAMAS terhadap pasukan Fatah di Jalur Gaza pada 2007.
Sejak itu HAMAS menguasai Jalur Gaza dan membatasi wewenang Fatah hingga di Tepi Barat. (antara/bun)

Berita Lainnya:

©20

Kamis, 16 Februari 2012

KONFLIK PALESTINA-ISRAEL


   

Tentara Israel Hantam Rumah Warga Palestina dengan Meriam

Sabtu, 28 Januari 2012 21:45 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY --  Sebuah tank tentara Israel menghantamkam tembakan meriam. Akibatnya, sebuah rumah mengalami kerusakan parah di Jalur Gaza saat fajar pada Sabtu, kata para saksi dan seorang pejabat keamanan Hamas.

Tidak ada yang terluka dalam ledakan di dekat daerah Shejaya di sebelah timur Kota Gaza itu, kata mereka. Pihak militer Israel belum memberikan komentar langsung mengenai klaim tersebut, dan hanya mengatakan bahwa nyala api telah ditembakkan di sektor itu.

Brigade Abu Ali Mustafa, sayap bersenjata Front Populer kiri untuk Pembebasan Palestina (PFLP), sementara itu mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya menembakkan empat mortir ke Israel semalam.

Tembakan tank Israel ini terjadi beberapa hari setelah Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Rabu, mengatakan akan berkunjung ke Israel dan Palestina pekan depan untuk memperkuat upaya-upaya guna menghidupkan kembali proses perdamaian yang terhenti.

Ban mengatakan ia juga akan pergi ke Yordania yang telah menyelenggarakan pembicaraan informal antara kedua belah pihak dalam konflik Timur Tengah itu. Sekjen PBB tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perjalanannya itu, namun dia diperkirakan tiba di Amman pada Senin setelah menghadiri KTT Uni Afrika di Addis Ababa pada akhir pekan.

"Kunjungan saya ini dilakukan pada momen penting," kata Ban dalam konferensi pers. "Saya akan ada di sana untuk mendorong kedua belah pihak guna terlibat dengan sungguh-sungguh dan membuat suasana positif untuk bergerak maju."

Para juru runding Israel dan Palestina mengadakan putaran final pembicaraan informal pada Rabu menjelang berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan oleh Kuartet diplomatik Timur Tengah - Amerika Serikat, PBB, Rusia, dan Uni Eropa - atas sebuah inisiatif baru untuk meluncurkan kembali perundingan.
Pemimpin Palestina Mahmud Abbas seusai pertemuannya dengan Raja Yordania Abdullah II di Amman pada Rabu mengatakan bahwa Palestina bisa kembali ke perundingan formal jika Israel setuju untuk menetapkan perbatasan.
Palestina menghentikan pembicaraan formal pada September 2010 ketika Israel mengakhiri moratorium pembangunan permukiman di wilayah Palestina.
Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: antara


<a href='http://i.republika.co.id/www/delivery/ck.php?n=aa6eac1c&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://i.republika.co.id/www/delivery/avw.php?zoneid=177&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=aa6eac1c' border='0' alt='' /></a>
1203 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda



<a href='http://i.republika.co.id/www/delivery/ck.php?n=a34ed5da&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://i.republika.co.id/www/delivery/avw.php?zoneid=176&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a34ed5da' border='0' alt='' /></a>
<a href='http://i.republika.co.id/www/delivery/ck.php?n=aa0aaaa0&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://i.republika.co.id/www/delivery/avw.php?zoneid=206&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=aa0aaaa0' border='0' alt='' /></a>

<a href='http://i.republika.co.id/www/delivery/ck.php?n=a450945d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://i.republika.co.id/www/delivery/avw.php?zoneid=196&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a450945d' border='0' alt='' /></a>

<a href='http://i.republika.co.id/www/delivery/ck.php?n=af9cb020&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://i.republika.co.id/www/delivery/avw.php?zoneid=207&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=af9cb020' border='0' alt='' /></a>